Tutup Iklan X

PLN UP Paiton Gelar Simulasi Kebakaran dan Apel Bulan K3 Nasional 2025

Kegiatan ini digelar di area PLTU Paiton, Probolinggo, dengan melibatkan seluruh karyawan, tim tanggap darurat, dan sejumlah pihak terkait. Foto : Agus Tapalkudahits.id

PROBOLINGGO – Menyambut Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2025, PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Paiton menggelar apel serentak dan simulasi tanggap darurat kebakaran. Kegiatan yang berlangsung di area PLTU Paiton ini melibatkan seluruh karyawan, tim tanggap darurat, serta perwakilan dari pemerintah daerah dan mitra kerja.

Simulasi tersebut mempraktikkan penanganan insiden kebakaran yang terjadi di Gudang Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (LB3) Unit 9. Kebakaran dipicu oleh percikan api dari pekerjaan panas (hot work) yang dilakukan pihak ketiga. Tim Fire & Rescue PLN dengan sigap berhasil memadamkan api dan menyelamatkan dua orang yang terjebak di dalam gudang.

“Simulasi ini menunjukkan kesiapan kami dalam memastikan keselamatan karyawan serta keberlanjutan operasional yang aman,” kata Dwi Juli Harsono, General Manager PT PLN Nusantara Power UP Paiton.

Selain mempraktikkan respons darurat, simulasi ini juga menjadi momen evaluasi peralatan keamanan seperti detektor asap, alarm kebakaran, dan jalur evakuasi.

“Kegiatan ini tidak hanya melatih tim tanggap darurat tetapi juga menguji keandalan sistem keamanan kami. Kami ingin memastikan semua berjalan sesuai standar, sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja,” tambah Dwi Juli.

Apel serentak ini dipimpin oleh Senior Manager PLN UP Paiton dan dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo, dr. Anang Budi Yoelijanto. Dalam sambutannya, Anang mengapresiasi inisiatif PLN yang dinilai mampu menjadi contoh bagi sektor lain.

“Langkah PLN ini mencerminkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam membangun budaya K3 yang mandiri,” ujarnya.

Dwi Juli menutup kegiatan dengan menyampaikan pesan penting: “Bulan K3 ini adalah momen refleksi atas pencapaian sekaligus menyusun langkah strategis untuk terus meningkatkan keselamatan kerja di masa depan.”(SUC/AGS)